infoselebb.my.id: Ashanty Rela Dirukiah demi Bisa Tidur Nyenyak di Malam Hari - INFO SELEB

Ashanty Rela Dirukiah demi Bisa Tidur Nyenyak di Malam Hari

Posting Komentar


Semula Ashanty mengaku tidak percaya dengan keberadaan makhluk astral dalam tubuhnya, yang menyebabkan sulit tidur.

Ashanty menjalani beragam pengobatan, untuk mengobati insomnia yang dideritanya. Bahkan, ia rela menjalani rukiah, demi dapat menikmati istirahat malam dengan baik.

Semula Ashanty mengaku tidak percaya dengan keberadaan makhluk astral dalam tubuhnya, yang menyebabkan sulit tidur. Kebetulan ia bertemu seorang ustaz yang memberikan penjelasan secara logika dan diterima akalnya.

"Ustaz yang kemaren dia menjelaskannya dengan enak, bener-bener masuk akal buat aku. Bahwa ada lho kayak gini gini, dan didoain aja," ujar Ashanty di Kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (30/11/2023).

"Aku juga nggak merasa yang kayak ingin muntah atau apa gitu, nggak ada. Terus aku didoain pakai doa-doa yang ada di Alquran," tutur ibu sambung Aurel Hermansyah ini.

Di Luar Nalar

Perbesar

Ashanty. [Foto: youtube.com/The Hermansyah A6]

Ashanty mengungkapkan yang dirasakan setelah menjalani rukyah. Suami Anang Hermansyah itu mengaku tak mengalami hal di luar nalar saat pengobatan, melainkan suasananya yang mendadak ingin menangis.

"Aku nggak merasa yang aneh aneh, cuma merasa kayak mau nangis, sedih, ngingetin sesuatu, terus aku kayak mau ketawa, aneh kan. Ya ternyata ada hal-hal di luar nalar kita yang harus kita percaya," terangnya.

Banyak yang Merasa Hal Serupa Ashanty

Perbesar

Ashanty dalam jepretan Anang Hermansyah (Instagram/ananghijau)

Dari pengalaman ini, Ashanty memetik hikmah bahwa begitu besar nikmat Tuhan hanya untuk bisa tidur. Apalagi Ashanty juga melakukan beragam pengobatan, demi bisa terlelap di malam hari.

"Mungkin buat sebagian orang yang bisa tidur kayak 'ah apaan sih, lebay banget', tapi ternyata setelah posting itu banyak orang yang DM aku dan merasakan hal sama," aku Ashanty.

Sulit Tidur Walau Pejamkan Mata

Menurut Ashanty, tidur tidak sama seperti lapar, yang bisa teratasi setelah makan. Ia justru semakin sulit untuk tidur meskipun sudah memaksa memejamkan mata.

"Karena tidur nggak kayak makan yang laper kita makan. Kalau tidur, makin ditidurin makin nggak bisa tidur," kata Ashanty. (*)

Related Posts

There is no other posts in this category.

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter